Tuesday, 20 September 2016

CEO Bukalapak ke Mahasiswa ITB: Jadilah Bagian dari Solusi

Era kemajuan teknologi harus dilihat secara jeli dalam membuka peluang usaha. Hal ini disampaikan oleh CEO Bukalapak Achmad Zaky di hadapan ribuan mahasiswa baru Institut Teknologi Bandung (ITB).

CEO Bukalapak ke Mahasiswa ITB: Jadilah Bagian dari Solusi

Suntikan motivasi yang disampaikan Zaky kepada mahasiswa baru ITB di Gedung Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Kamis (18/8/2016), tersebut di antaranya dengan menantang para mahasiswa untuk membuat solusi yang dapat menciptakan lapangan kerja baru.

Kemajuan teknologi bukanlah hal yang harus ditakuti. Tapi bagaimana cara memanfaatkan hal itu untuk dijadikan sebagai solusi. Zaman sekarang sejatinya jangan lagi berfokus pada mencari lahan pekerjaan, namun bagaimanan membuat sebuah solusi menciptakan usaha.

"Mahasiswa baru pertama masuk hari ini ke ITB, jadi sebuah kehormatan juga jadi pembicara di sini. ITB itu salah satu kampus terbaik, jadi bukan hanya untuk mencari kerja tapi juga nyari solusi lewat perkembangan teknologi untuk menciptakan usaha," ujarnya saat ditemui usai kegiatan Integrasi ITB 2016 di Sabuga, Kota Bandung.

Dalam seminar tersebut, Zaky yang juga alumni ITB, turut mengungkapkan tentang keadaan dan kondisi yang terjadi pada masyarakat Indonesia saat ini. Perlu ada pandangan baru, inovasi dan solusi yang dilakukan dalam menjawab permasalahan dan tantangan kondisi bangsa.

Zaky sendiri yakin jika Kota Bandung memiliki ide kreatif untuk membuat sebuah peluang bisnis dalam bidang IT dengan kurun waktu jangka panjang. Zaky mendirikan Bukalapak sejak dirinya umur 23 tahun dan telah berjalan selama enam tahun, dan hingga saat ini sudah 1 juta UKM telah bergabung jadi pelapak di situs jual beli itu.

"Saya tadi jelaskan saja secara teknis karena bidang saya dalam wirausaha jadi ayo bikin sebuah produk startup, apalagi ITB kan terkenal mahasiswanya pasti unggulan. Jadi buatlah sebuah solusi," lanjutnya.

Ia menyebut saat ini yang menjadi kendala untuk bergerak dalam bidang bisnis online, salah satunya adalah infrastruktur yang belum merata. Tentunya ini menjadi sebuah tantangan bagi para mahasiswa ke depannya, untuk mendapatkan solusi menangani masalah ini.

"Iya memang jaringan belum merata itu sebuah kendala. Jadi perlu ada perubahan pemikiran dari misalnya jalur yang umum ke jalur yang gak umum dan penuh tantangan. Tapi tantangan ini bukan hanya dalam berwirausaha saja yah," kata dia.

Apalagi menurut Zaky peluang bisnis dalam bidang online sangat menjanjikan. Semakin banyak yang bergerak dalam bisang IT, maka semakin makmur negeri ini dalam bidang teknologi (bbn/ash)

No comments:

Post a Comment